Bahasa IndonesiaEnglish (United Kingdom)

Support Jalatama

Sedang Online

Kami punya 3210 tamu online
Home Materi Pelatihan
Materi Pelatihan PDF Cetak Surel
Ditulis oleh AdminJF   
Kamis, 05 Agustus 2010 17:43

Deritative Trading


Derivative Trading / Perdagangan berjangka sering disebut sebagai suatu kegiatan yang beresiko, kompleks, dan sangat bergejolak. Sehingga hanya cocok bagi orang yang memiliki keterampilan bisnis yang tinggi. Karenanya, sebelum melibatkan diri dalam kegiatan ini, anda terlebih dahulu harus :

* Mempertimbangkan pengalaman anda di bidang financial, tujuan, sumber keuangan Anda, dan seberapa besar kesiapan menderita rugi yang diperhitungkan dari pembayaran pertama Anda tanpa mengganggu ekonomi Anda.
* Mengerti dan memahami Kontrak Berjangka, seta kewajiban apa saja yang harus dipenuhi bila Anda melakukan perdagangan Kontrak tersebut.
* Mengerti dan memahami kemungkinan dihadapinya resiko dan berbagai aspek perdagangan lainnya, sebagai mana yang tercantum dalam Dokumen Pemberitahuan Adanya Resiko (Risk Disclosure Statement), yang disampaikan Pialang Berjangka kepada Anda.
* Mengetahui siapa yang dapat/harus dihubungi bila Anda menghadapi masalah atau perlu mengajukan pertanyaan.

Pasar Derivative adalah pasar dua arah, dimana nasabah memiliki kesempatan untuk dapat mengambil keuntungan tidak hanya pada saat harga naik tetapi juga pada saat harga turun. Artinya pada saat pasar sedang naik (harga naik) maka nasabah dapat mengambil posisi beli (buy) terlebih dahulu baru kemudian dilikuidasi dengan cara dijual (sell), demikian juga jika pasar sedang turun (harga turun) maka nasabah dapat mengambil posisi jual (sell) dahulu baru kemudian dilikuidasi dengan posisi beli (buy).


Perdagangan Derivative Kemudahan Dalam Berinvestasi

Perdagangan berbasis margin membuat transaksi menjadi sederhana, dilakukan dengan dasar roll overyang tidak melibatkan pergerakan dana dalam bentuk apapun. Walaupun terjadi transaksi beli dan jual, nasabah dapat setiap saat melikuidasi posisinya dengan melakukan transaksi jual beli atau sebaliknya. Rekening nasabah akan didebet atau dikredit tergantung apakah hasil likuidasi nasabah mengalami laba atau kerugian. Nasabah hanya perlu menyediakan uang jaminan (mempertahankan margin) sebesar perubahan harga dalam satu hari.

Initial Margin


Initial margin (margin awal) adalah sejumlah uang/dana yang diperlukan pertama kali sebagai tanda ‘itikad baik’ untuk membuka rekening transaksi (account) sebagai akses untuk masuk pasar. Sebagai mana anggota dari Bursa Berjangka Jakarta yang dilarang keras untuk memberikan fasilitas kredit bagi nasabah, maka semua rekening transaksi (account) yang dibuka perlu secara penuh ada nilai margin/nominal yang di syaratkan. Margin awal harus disetorkan pada rekening terpisah pialang (segretated account) yang merupakan rekening khusus untuk menampung dana nasabah dan terpisah dari asset/kekayaan pialang.

Efek Leverasi


Leverasi adalah suatu fasilitas yang diberikan kepada nasabah, dimana nasabah hanya perlu menggunakan sejumlah kecil margin untuk bias mentransaksikan sebuah kontrak yang jauh lebih besar. Artinya transaksi derivative (futures) berdasarkan margin yang nilainya relative sangat kecil (< 10%) disbanding dengan niali kontrak yang di transaksikan. Contoh pada kontrak valuta asing (forex) dengan hanya uang (margin) $ 1.000 telah dapat melakukan transaksi atas kontrak senilai $ 1.00.000 jadi margin yang dibutuhkan hanya 1% saja.



Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 11 Agustus 2010 10:01